JAKARTA, MAUROZIJLSTRA.COM – Polemik mengenai donasi pengobatan Agus Salim, korban penyiraman air keras, akhirnya menemui titik terang. Setelah menuai perdebatan panjang, dana donasi tersebut kini dialihkan untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keputusan pengalihan donasi ini dilakukan setelah melalui diskusi panjang dengan berbagai pihak, termasuk keluarga Agus Salim, donatur, dan Yayasan Peduli Kemanusiaan. Donasi diserahkan langsung oleh aktor sekaligus YouTuber Denny Sumargo bersama dengan Ketua Yayasan Peduli Kemanusiaan, Garry Julian, kepada warga terdampak di NTT pada awal Januari 2025.
BACA JUGA : pemilik mobil ri 36 diburu warganet usai video viral terkait arogansi di jalan
Polemik Donasi dan Penyelesaiannya
Donasi untuk Agus Salim sempat menjadi polemik di media sosial dan masyarakat luas. Sebagian pihak mempertanyakan penggunaan dana yang terkumpul, sementara sebagian lainnya meminta transparansi lebih lanjut.
Ketua Yayasan Peduli Kemanusiaan, Garry Julian, menjelaskan bahwa pihak yayasan telah berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan sesuai tujuan awal. Namun, kondisi Agus Salim yang sudah stabil secara medis menjadi salah satu alasan pengalihan donasi.
“Penggunaan donasi untuk Agus Salim sudah dilakukan sesuai kebutuhan medisnya. Karena kondisinya kini membaik, sisa dana ini disepakati untuk dialihkan ke kebutuhan yang mendesak lainnya, seperti bencana alam di NTT,” ujar Garry dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/1/2025).
Donasi untuk NTT
Denny Sumargo, yang aktif dalam penggalangan dana untuk berbagai keperluan kemanusiaan, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif ini. Donasi tersebut telah disalurkan kepada korban bencana alam di NTT, yang sebelumnya dilanda banjir dan tanah longsor.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada donatur dan masyarakat. Kami pastikan bahwa dana ini digunakan untuk membantu mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Denny Sumargo.
Denny juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penggalangan dan penyaluran donasi ini. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” tambahnya.
Reaksi Positif dari Masyarakat
Keputusan untuk mengalihkan donasi ke NTT disambut baik oleh banyak pihak. Warganet memberikan apresiasi kepada Denny Sumargo dan Yayasan Peduli Kemanusiaan atas langkah transparan ini.
“Saya salut dengan transparansi mereka. Semoga bantuan ini benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” tulis seorang warganet di Twitter.
Namun, tak sedikit pula yang berharap agar pengelolaan donasi semacam ini terus dipantau agar tidak menimbulkan polemik di masa depan.
Komitmen untuk Transparansi
Garry Julian menegaskan bahwa Yayasan Peduli Kemanusiaan akan terus memegang komitmen untuk transparansi dalam setiap program bantuan yang mereka lakukan. “Kami akan terus berupaya untuk memberikan laporan yang jelas dan rinci kepada para donatur,” ungkapnya.
Selain itu, Denny Sumargo juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan di Indonesia. “Kita harus saling membantu, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat senyum di wajah orang-orang yang kita bantu,” tutupnya.







