“Bonjour Indonesia!”: Prabowo Dorong Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah, Apa Dampaknya bagi Dunia Pendidikan?

maurozijlstra – Wacana penguatan bahasa asing di sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan kemampuan bahasa internasional di Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah meningkatnya fokus terhadap pembelajaran bahasa Prancis, terutama setelah berbagai kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis dalam bidang pendidikan, pertahanan, hingga kebudayaan.

Meski hingga saat ini belum ada kebijakan resmi yang menetapkan bahasa Prancis sebagai mata pelajaran wajib di seluruh sekolah Indonesia, sejumlah langkah dan sinyal pemerintah menunjukkan adanya dorongan untuk memperluas penguasaan bahasa asing sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, kemampuan berbahasa asing tidak lagi dianggap sebagai nilai tambah semata, melainkan menjadi salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan generasi muda untuk bersaing di tingkat internasional.

Penguatan Bahasa Asing Jadi Perhatian Pemerintah

Dalam beberapa kesempatan, pemerintah menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia. Presiden Prabowo Subianto bahkan menginstruksikan agar bahasa asing menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pendidikan nasional. Bahasa Inggris dan Arab disebut sebagai bahasa yang didorong untuk masuk sebagai kewajiban pembelajaran di sekolah.

Selain itu, pemerintah juga sempat membahas kemungkinan pengembangan bahasa asing lain dalam sistem pendidikan, termasuk bahasa Portugis sebagai bagian dari kerja sama internasional.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah melihat kemampuan bahasa asing sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di dunia kerja global.

Mengapa Bahasa Prancis Menjadi Sorotan?

Perhatian terhadap bahasa Prancis semakin meningkat setelah kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia dan berbagai agenda kerja sama bilateral yang melibatkan kedua negara.

Pada Mei 2025, Presiden Prabowo dan Presiden Macron bersama-sama meninjau Laboratorium Bahasa Prancis di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat secara langsung proses pembelajaran bahasa Prancis yang diikuti para prajurit dan peserta pendidikan militer.

Momen tersebut menunjukkan bahwa penguasaan bahasa asing, termasuk bahasa Prancis, mulai dipandang sebagai keterampilan strategis dalam mendukung kerja sama internasional Indonesia.

Selain sektor pertahanan, hubungan Indonesia dan Prancis juga berkembang dalam bidang pendidikan, teknologi, ekonomi, budaya, hingga riset. Hal ini membuat kemampuan berbahasa Prancis memiliki nilai yang semakin relevan bagi generasi muda Indonesia.

Bahasa Prancis Bukan Bahasa Asing Biasa

Banyak orang menganggap bahasa Inggris sebagai satu-satunya bahasa internasional yang penting dipelajari. Padahal, bahasa Prancis juga memiliki posisi yang sangat kuat di dunia.

Menurut Organisation Internationale de la Francophonie (OIF), bahasa Prancis digunakan oleh lebih dari 300 juta orang di berbagai negara. Bahasa ini menjadi bahasa resmi atau digunakan secara luas di berbagai kawasan seperti:

  • Prancis
  • Belgia
  • Swiss
  • Kanada
  • Luksemburg
  • Sejumlah negara di Afrika
  • Beberapa wilayah Karibia dan Pasifik

Selain itu, bahasa Prancis juga merupakan salah satu bahasa resmi di berbagai organisasi internasional seperti:

  • Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
  • Uni Eropa
  • UNESCO
  • Komite Olimpiade Internasional

Karena itu, kemampuan berbahasa Prancis dapat membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, pekerjaan, dan kerja sama internasional.

Manfaat Jika Bahasa Prancis Diajarkan Lebih Luas di Sekolah

Apabila pembelajaran bahasa Prancis diperluas di sekolah-sekolah Indonesia, terdapat sejumlah manfaat yang berpotensi dirasakan siswa.

Membuka Peluang Pendidikan Internasional

Prancis dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas pendidikan tinggi yang baik.

Setiap tahun, banyak mahasiswa internasional melanjutkan studi ke berbagai universitas di Prancis melalui program beasiswa maupun jalur mandiri. Kemampuan bahasa Prancis dapat membantu siswa Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pendidikan di negara tersebut.

Meningkatkan Daya Saing Global

Di era globalisasi, perusahaan internasional semakin membutuhkan tenaga kerja yang mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa. Selain bahasa Inggris, penguasaan bahasa Prancis dapat menjadi nilai tambah yang membedakan seseorang dalam dunia kerja.

Memperluas Pemahaman Budaya

Belajar bahasa tidak hanya tentang menghafal kosakata dan tata bahasa. Melalui bahasa, siswa juga dapat memahami budaya, sejarah, cara berpikir, serta kebiasaan masyarakat dari negara lain. Pemahaman lintas budaya ini menjadi kemampuan penting dalam dunia yang semakin terhubung.

Melatih Kemampuan Kognitif

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mempelajari lebih dari satu bahasa dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir, daya ingat, konsentrasi, dan fleksibilitas kognitif. Anak yang terbiasa mempelajari bahasa asing sejak dini umumnya memiliki kemampuan adaptasi bahasa yang lebih baik dibandingkan saat belajar di usia dewasa.

Tantangan Implementasi di Sekolah

Meskipun terdengar menarik, penerapan pembelajaran bahasa asing tambahan tentu bukan tanpa tantangan. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain.

Jumlah tenaga pengajar bahasa Prancis di Indonesia masih jauh lebih sedikit dibandingkan guru bahasa Inggris. Jika pembelajaran diperluas, diperlukan program pelatihan dan peningkatan kapasitas guru secara bertahap.

Kurikulum sekolah saat ini sudah memuat cukup banyak mata pelajaran. Karena itu, perlu kajian mendalam mengenai bagaimana bahasa tambahan dapat diterapkan tanpa membebani siswa secara berlebihan. Materi ajar, buku pelajaran, laboratorium bahasa, serta media pembelajaran digital juga perlu dipersiapkan agar proses belajar berjalan efektif.

Sekolah di kota besar mungkin lebih mudah mengakses tenaga pengajar dan fasilitas pendukung dibandingkan sekolah di daerah terpencil. Pemerataan akses menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan pemerintah.

Perlukah Bahasa Prancis Dipelajari Sejak Dini? Banyak ahli pendidikan berpendapat bahwa masa anak-anak merupakan periode yang sangat baik untuk mempelajari bahasa asing. Pada usia dini, otak memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyerap bahasa baru. Anak-anak cenderung lebih mudah mengenali pelafalan, intonasi, serta pola bahasa dibandingkan ketika mulai belajar pada usia yang lebih tua.

Karena itu, jika pembelajaran bahasa Prancis diperkenalkan sejak sekolah dasar atau menengah secara bertahap, peluang keberhasilannya bisa menjadi lebih besar. Namun, pendekatan pembelajaran tetap perlu dibuat menyenangkan dan tidak membebani siswa.

Pendidikan Bahasa Asing untuk Masa Depan Indonesia

Indonesia

Dorongan pemerintah terhadap penguatan bahasa asing menunjukkan adanya upaya untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Di tengah perkembangan teknologi, perdagangan internasional, serta mobilitas pendidikan yang semakin luas, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu keterampilan penting yang dapat mendukung daya saing bangsa.

Bahasa Inggris mungkin masih menjadi prioritas utama dalam komunikasi global. Namun, bahasa lain seperti Prancis juga memiliki peran strategis dalam berbagai sektor internasional. Karena itu, semakin banyak pilihan bahasa yang dapat dipelajari siswa, semakin besar pula peluang mereka untuk berkembang di masa depan.

Wacana penguatan pembelajaran bahasa asing yang didorong Presiden Prabowo Subianto menunjukkan bahwa pendidikan Indonesia mulai bergerak menuju kebutuhan global yang semakin kompleks. Meskipun belum ada kebijakan resmi yang mewajibkan bahasa Prancis diajarkan di seluruh sekolah, meningkatnya kerja sama Indonesia dan Prancis membuat bahasa ini semakin relevan untuk diperkenalkan kepada generasi muda.

Jika diterapkan dengan perencanaan yang matang, pembelajaran bahasa Prancis dapat menjadi peluang besar untuk memperluas wawasan, meningkatkan daya saing internasional, serta membuka akses pendidikan dan karier yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia.

Pada akhirnya, penguasaan bahasa asing bukan hanya soal kemampuan berbicara dengan negara lain, tetapi juga tentang mempersiapkan generasi yang mampu beradaptasi dan bersaing dalam dunia yang terus berubah.

Referensi

  1. CNN Indonesia. Prabowo Mau Bahasa Asing Jadi Kurikulum Wajib di Sekolah. https://www.cnnindonesia.com
  2. ANTARA. Prabowo dan Macron Tinjau Laboratorium Bahasa Prancis di Akmil. https://www.antaranews.com
  3. VOI. Presiden Prabowo Perintahkan Kurikulum Wajibkan Bahasa Asing dan Pendidikan Vokasi. https://voi.id
  4. Generasi.co. Prabowo Wajibkan Sekolah Ajarkan Bahasa Asing, Termasuk Inggris dan Arab. https://generasi.co
  5. Organisation Internationale de la Francophonie (OIF). French Language in the World. https://www.francophonie.org

  • Related Posts

    Ternyata, Perpustakaan Sekolah Jadi Kunci Tingkatkan Budaya Literasi

    Ringkasan: Skor literasi membaca Indonesia dalam PISA 2022 berada di 359 poin — terendah sejak tahun 2000. Perpustakaan sekolah, sebagai pintu masuk utama anak pada bahan bacaan, menjadi salah satu…

    Faktanya, Cuma 3 Prinsip Deep Learning dari Mindful hingga Joyful

    Ringkasan: Deep Learning versi Kemendikdasmen bukan kurikulum baru. Ia berdiri di atas tiga prinsip: Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning. Ketiganya sudah punya dasar hukum di Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.…

    You Missed

    Floating Yoga: Yoga di Atas Kolam Renang yang Kelihatannya Santai, Ternyata Bikin Otot Kerja Ekstra

    Floating Yoga: Yoga di Atas Kolam Renang yang Kelihatannya Santai, Ternyata Bikin Otot Kerja Ekstra

    Ternyata, Perpustakaan Sekolah Jadi Kunci Tingkatkan Budaya Literasi

    Ternyata, Perpustakaan Sekolah Jadi Kunci Tingkatkan Budaya Literasi

    Faktanya, Cuma 3 Prinsip Deep Learning dari Mindful hingga Joyful

    Faktanya, Cuma 3 Prinsip Deep Learning dari Mindful hingga Joyful

    Djarum Beasiswa Plus 2026/2027 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Tahapan Seleksinya

    Djarum Beasiswa Plus 2026/2027 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Tahapan Seleksinya

    Ternyata Growth Mindset Cuma Butuh 5 Kebiasaan Kecil Ini Tiap Hari

    Ternyata Growth Mindset Cuma Butuh 5 Kebiasaan Kecil Ini Tiap Hari

    93 Persen Gen Z Ambisius Kembangkan Diri demi Produktivitas

    93 Persen Gen Z Ambisius Kembangkan Diri demi Produktivitas