maurozijlstra.com 25-02-2025
Latar Belakang dan Sejarah Universitas Pertamina: Dari Visi Energi hingga Pendidikan Berkelas Dunia

Universitas Pertamina (UP) adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang berdiri di bawah naungan PT Pertamina (Persero), perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor energi, khususnya minyak dan gas. Pendirian universitas ini bukan sekadar proyek pendidikan biasa, melainkan wujud dari komitmen besar Pertamina untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berorientasi pada kebutuhan masa depan, terutama di bidang energi dan teknologi. UP lahir dari visi strategis untuk menciptakan generasi yang tidak hanya mampu mendukung industri energi nasional, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam inovasi global yang berkelanjutan.
Latar Belakang: Mengapa Universitas Pertamina Didirikan?

TONTON JUGA : Teknik Perminyakan Universitas Pertamina
Indonesia, sebagai negara berkembang dengan sumber daya alam yang melimpah, menghadapi tantangan besar dalam mengelola energi secara berkelanjutan. Pada awal abad ke-21, kebutuhan akan tenaga ahli di bidang energi, teknologi, dan bisnis semakin mendesak seiring dengan perkembangan industri dan globalisasi. Pertamina, sebagai tulang punggung sektor energi nasional, menyadari bahwa pendidikan tinggi adalah kunci untuk menjawab tantangan tersebut. Sebelum mendirikan universitas, Pertamina sudah lama aktif dalam program pendidikan melalui Yayasan Pertamina, seperti beasiswa, pelatihan, dan dukungan untuk sekolah-sekolah berbasis energi terbarukan. Namun, program-program tersebut dirasa belum cukup untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan sistematis.

Pada sekitar tahun 2010-an, gagasan untuk mendirikan sebuah universitas mulai muncul di kalangan petinggi Pertamina. Ide ini didorong oleh dua faktor utama. Pertama, kebutuhan akan lulusan yang memiliki keahlian khusus di bidang energi, seperti teknik perminyakan, geofisika, dan teknologi industri, yang sulit dipenuhi oleh perguruan tinggi lain secara spesifik. Kedua, ambisi untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci di industri energi global, yang membutuhkan SDM unggul dengan wawasan internasional. Dengan pengalaman panjang di sektor energi, Pertamina merasa memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran lebih besar dalam pendidikan tinggi, sekaligus memastikan bahwa lulusannya dapat langsung berkontribusi pada industri, khususnya di lingkungan Pertamina Group.
Proses Perencanaan dan Pendirian
Proses pendirian Universitas Pertamina tidak terjadi dalam semalam. Setelah ide awal muncul, Pertamina melalui Yayasan Pertamina mulai menyusun rencana yang matang. Tahap pertama adalah studi kelayakan untuk menentukan fokus akademik universitas. Hasilnya, disepakati bahwa UP akan mengutamakan bidang sains dan teknologi yang relevan dengan industri energi, seperti teknik perminyakan, teknik kimia, dan geologi, tetapi juga membuka ruang untuk ilmu sosial seperti ekonomi, manajemen, dan hubungan internasional, yang dianggap penting untuk mendukung aspek bisnis dan diplomasi energi.
Selanjutnya, tim perencana bekerja sama dengan akademisi dan praktisi industri untuk merancang kurikulum yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung. Mereka ingin memastikan bahwa lulusan UP memiliki keterampilan yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja. Infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Pertamina memilih kawasan Simprug, Jakarta Selatan, sebagai lokasi kampus karena letaknya yang strategis di ibu kota, memudahkan akses bagi mahasiswa dan kolaborasi dengan industri. Rencananya, kampus ini akan berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan fasilitas modern, termasuk gedung perkuliahan bertingkat, laboratorium canggih, perpustakaan, dan sarana olahraga.
Pada tahun 2015, proses administratif mulai dipercepat. Yayasan Pertamina mengajukan izin pendirian ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Setelah melalui berbagai tahap evaluasi, termasuk penilaian kurikulum, fasilitas, dan visi-misi, izin resmi akhirnya diterbitkan pada 1 Februari 2016 melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 112/KPT/I/2016. Namun, peresmian secara simbolis dilakukan pada 11 Februari 2016, dihadiri oleh pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Ristekdikti saat itu, Menteri BUMN, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Direktur Utama Pertamina. Acara ini menjadi tonggak sejarah yang menandai komitmen Pertamina untuk menciptakan universitas berkelas dunia.
Awal Operasional dan Perkembangan

Universitas Pertamina mulai beroperasi pada tahun akademik 2016/2017 dengan menerima angkatan pertama mahasiswa. Pada tahap awal, UP memiliki enam fakultas yang mencakup 15 program studi, antara lain Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi (Teknik Perminyakan, Teknik Geologi, Teknik Geofisika), Fakultas Teknologi Industri (Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Manajemen, Ekonomi). Setiap program studi dirancang untuk mendukung kebutuhan industri energi, dengan tambahan fokus pada keberlanjutan dan inovasi.

Untuk menarik minat calon mahasiswa, UP menawarkan berbagai beasiswa, khususnya bagi pelajar berprestasi dan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Hal ini sejalan dengan misi sosial Pertamina untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu, UP juga membangun kerja sama dengan universitas ternama di luar negeri, seperti Universiti Teknologi Petronas (UTP) di Malaysia, untuk memberikan mahasiswa kesempatan belajar melalui program pertukaran pelajar atau double degree.
Sejak berdiri, Universitas Pertamina terus berkembang pesat. Hingga tahun 2025, universitas ini telah berhasil meningkatkan kualitas pendidikan dengan meraih akreditasi unggul untuk beberapa program studi, memperluas fasilitas kampus, dan menggelar berbagai kegiatan penelitian serta pengabdian masyarakat yang berfokus pada energi terbarukan dan keberlanjutan. Dengan motto “Energizing Your Future,” UP bertekad menjadi salah satu universitas terdepan di dunia yang mengintegrasikan pendidikan, industri, dan inovasi.
Makna bagi Indonesia
Pendirian Universitas Pertamina bukan sekadar pencapaian bagi Pertamina sebagai korporasi, tetapi juga langkah strategis bagi Indonesia. Dalam konteks global yang semakin kompetitif, UP hadir untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan energi masa depan, seperti transisi ke energi bersih dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab. Dari awal yang sederhana pada tahun 2016, universitas ini kini menjadi simbol harapan untuk masa depan pendidikan dan energi di Tanah Air.





