
JAKARTA, MAUROZIJLSTRA.COM – Sebuah kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Galunggung RT 06/RW 10, Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, pada Kamis (5/12/2024) pagi. Insiden ini menghanguskan area seluas 60 meter persegi dengan kerugian materi ditaksir mencapai Rp 202 juta.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifuddin, kebakaran pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang melihat asap tebal mengepul dari rumah tersebut.
“Laporan diterima pada Kamis pagi, dan kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan penanganan,” ujar Syarifuddin dalam pernyataan tertulis.
Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi segera berupaya menjinakkan api yang telah menjalar ke sebagian besar bangunan. Meski berhasil mengendalikan situasi, kerugian yang ditimbulkan mencapai lebih dari Rp 200 juta.
Upaya Pemadaman
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Berkat respons cepat tim pemadam, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan di sekitarnya.
Namun, hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik, tetapi pihak berwenang belum memberikan konfirmasi resmi.
Kerugian dan Dampak
Kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Berdasarkan penilaian awal, total kerugian diperkirakan mencapai Rp 202.200.000, yang meliputi kerusakan bangunan dan barang-barang yang terbakar.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, insiden tersebut tetap menyisakan trauma bagi pemilik rumah dan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Imbauan Suku Dinas Gulkarmat
Pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Barat kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya di musim penghujan yang sering kali disertai cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman saat tidak digunakan,” ujar Syarifuddin.
Selain itu, warga diharapkan segera melaporkan ke petugas jika mencium bau kabel terbakar atau mendapati percikan api di sekitar rumah untuk mencegah kebakaran meluas.
Kesimpulan
Kebakaran yang terjadi di Cengkareng Timur menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk seperti Jakarta Barat. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti insiden ini, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.







